Pengertian huruf kapital menurut KBBi (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar daripada huruf biasa. Huruf kapital ini biasanya disebut sebagai huruf besar yang sudah dikenalkan atau diajarkan dari sekolah dasar, namun ketentuan penggunaan huruf besar juga berubah sesuai dengan penggunaan ejaan dalam bahasa Indonesia yang sudah semakin berkembang dan pada hari ini ejaan yang kita gunakan sebagai pedoman dalam penggunaan huruf kapital adalah EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) yang merupakan perkembangan dari EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Berikut adalah penggunaan huruf kapital sesuai dengan pedoman EBI :
1. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama awal kalimat.
Contoh :
A. Ibu pergi ke pasar.
B. Bapak sedang membaca koran.
C. Pada suatu hari kelinci sedang bermain bola.
2. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama orang.
Contoh :
A. Kakak Lintang bernama Fatah.
B. Rudi suka bermain bola.
C. Orang yang menjahit bendera merah putih pertama kali adalah ibu Fatmawati.
3. Huruf kapital digunakan pada awal kalimat dalam petikan langsung.
A. Ibu bertanya, “Ayah kapan kita pergi?”
B. “Kemarin malam,” katanya, “dia sudah berangkat ke terminal”
4. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan. Termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan.
Contoh :
A. Tujuan umat islam hidup di dunia adalah untuk beribadah kepada-Nya
B. Islam
C. Allah
D. Tuhan
E. Alquran
5.1 Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang.
Contoh :
A. Sultan Hasanudin
B. Nabi Muhammad SAW
C. Insinyur Soekarno
5.2 Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang digunakan sebagai sapaan.
Contoh :
A. Selamat datang, Baginda Raja.
B. Sama-sama, Dokter.
C. Mohon izin, Komandan.
6. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang digunakan sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat.
Contoh :
A. Wakil Presiden Ma’ruf Amin
B. Profesor BJ. Habibie
C. Walikota Cirebon
7. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa
Contoh :
A. bangsa Indonesia
B. suku Ambon
C. bahasa Indonesia
8.1 Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari raya.
Contoh :
A. tahun Masehi
B. bulan Desember
C. hari Kamis
D. hari Natal
8.2 Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah
Contoh :
A. Perang Dunia 1
B. Agresi Militer Belanda
C. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi
Contoh :
A. Cirebon
B. Asia Tenggara
C. Jawa Tengah
D. Papua Barat
E. Kecamatan Kesambi
F. Keluarahan Karyamulya
10. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen kecuali kata tugas seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk.
Contoh :
A. Nahdlatul Ulama
B. Dewan Perwakilan Rakyat
C. Perserikatan Bangsa-Bangsa
11. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas eperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal.
Contoh :
A. Saya telah membaca buku Laskar Pelangi.
B. Dia adalah jurnalis surat kabar Sindo.
C. Saya menyajikan makalah “Ilmu Ekonomi”.
12. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan.
Contoh :
A. S.Pd. = sarjana pendidikan
B. Ir. = insinyur
C. S.H. = sarjana hukum
D. K.H. = kiai haji
13. Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama kata penunjuk kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, bibi, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang digunakan dalam penyapaan atau pengacuan.
A. “Hai Kutu Buku, sedang membaca apa?”
B. “Kak, saya sudah melaporkan hal ini kepada Ibu.”
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian dan penggunaan huruf kapital sesuai dengan pedoman EBI (Ejaan Bahasa Indonesia). Semoga artikel ini dapat bermanfaat.


1 Komentar
Mantap
BalasHapus