Advertisement

Main Ad

Klasifikasi Ilmiah dan Morfologi Pisang


       Pisang merupakan tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia karena proses pertumbuhannya yang cepat dan juga bisa tumbuh di tanah yang kering namun terdapat air. Manusia bisa memanfaatkan seluruh bagian-bagian dari tanaman pisang, sudah banyak sekali olahan makanan yang menggunakan bahan baku buah pisang. Selain buahnya daun pisang juga bisa dimanfaatkan sebagai media untuk membungkus makanan.

Berikut merupakan klasifikasi dari tanaman pisang :

Kingdom         : Plantae (tumbuhan)

Divisi               : Spermatophyta ( tumbuhan berpembuluh/berbiji)

Sub Divisi       : Angiospermae  (tumbuhan berbunga)

Kelas     : Monocotyledonae (biji berkeping satu)

Famili              : Musaceae

Genus              : Musa

Spesies            : Musa Paradisiaca L

    Tanaman pisang memiliki bagian-bagian seperti tanaman yang lainnya yaitu daun, batang, akar, bunga, dan juga buah. Berikut merupakan morfologi dari tanaman pisang :

1. Batang

  Pisang merupakan tanaman yang tidak memiliki cabang karena digolongkan ke dalam kelas monokotil/ biji berkeping satu. Batang tanaman pisang merupakan batang semi semu, yang terdiri dari pelepah-pelepah daun yang tersusun secara sistematis atau teratur, percabangan tanaman adalah bertipe simpodial dengan meristem ujung memanjang dan membentuk bunga lalu buah. Bagian bawah batang yang berupa umbi yang mengembung disebut dengan bonggol pisang. Pucuk lateral muncul dari kuncup bonggol yang akan tumbuh menjadi tanaman pisang.

    Batang pada tanaman pisang bisa tumbuh tinggi hingga mencapai 2-8 meter tergantung dengan jenis, kondisi tumbuh, dan memiliki bonggol yang pendek. Diameter batang dapat mencapai 48 cm ketebalan. Batang sejati tumbuh di dalam batang semu yang akan muncul saat bunga terbentuk dan akan menudukung tandan.

2. Akar

    Sistem perakaran pada tanaman pisang merupakan akar adventiv yang lunak. Akar primer mempunyai keteblan 5-8 mm yang berwarna putih saat masih muda. Rhizome yang baik akan menghasilkan akar primer 200-500 akar dengan panjang umbi yang muncul adalah 50-100 cm.

3. Daun

    Daun dewasa pada tanaman pisang memiliki bagian-bagian seperti upih daun/ pelepah daun, tangkai daun, dan helai daun. Upih daun membentuk batang palsu yang kemudian berkembang menjadi tangkai daun. Diantara kanan dan kiri helai daun berubah menjadi tulang utama daun. Helai daun di kanan dan kiri daun tulang daun disebut lembar daun. Daun berkembang dari bagian batang palsu dalam bentuk silindris. Jumlah helai daun pada batang pisang terdapat 10-20 helai daun dan setiap tanaman pisang menghasilkan 35 hingga 50 helai daun dalam siklus pertumbuhannya, dan rata-rata 40 daun dalam waktu 8-18 bulan. Terdapat bentuk variasi dari pangkal daun yaitu membulat keduanya, salah satu membulat, bentuk pangkal daun yang meruncing keduanya.

4. Bunga

    Bunga pada tanaman pisang merupakan bunga yang sempurna yang memiliki benang sari dan juga putik. Jumlah benang sari pada pisang memiliki 5 buah. Daun penumpu pada bunga berjejal, rapat, dan mudah rontok yang panjangnya berukuran 10-25 cm dan juga tersusun atas 2 garis melintang.

    Bentuk jantung pisang seperti gasing, meruncing, sedang, ovaid, sampai membulat. Bunga pada tanaman pisang mekar 1-2 hari sekali selama 7-10 hari yang ditandai dengan mekarnya kelopak bunga, pada saat bungan mekar selama 20 hari barulah jantung pisang muncul.

5. Buah

    Daging buah pisang bervariasi bentuk dan ukurannya, panjangnya antara 10-18 cm dengan diameternya adalah 2,5-4,5 cm . Buah berlingir 3-5 alur, bengkok dengan ujung yang meruncing atau membentuk leher sebuah botol. Daging buah (mesokarpa) bertekstue tebal dan juga lunak. Kulit buah (epikarpa) yang masih muda berwarna hijau, namun setelah dewasa atau matang akan berubah menjadi berwarna kuning yang teksturnya tebal sampai tipis.

    Buah pisang termasuk buah buni, bulat memanjang, membengkok, yang tersusun seperti sisir dua baris, dengan kulit berwarna hijau kuning, ataupun coklat.  Buahnya dapat dipanen setelah 90 hari jantung pisang keluar.


Posting Komentar

0 Komentar